Rabu, 21 November 2012

Vessel

Hari ini kulihat dirimu tengah menangis lagi di sudut ruangan yang berselimutkan warna putih, meringkuk dengan memeluk kedua kaki dan menenggelamkan wajah di antara kedua lututmu. Di pergelangan tanganmu tampak memar bekas ikatan, bintik-bintik merah bekas tusukan jarum infus juga bertebaran di kedua lenganmu.

Mungkin tak ada yang menyadari, kalau kau, gadis kecil yang kulihat datang ke tempat ini lima tahun yang lalu perlahan mulai berubah. Dirimu mulai terlihat bagai boneka yang rusak, aku tak mampu membayangkan keputusasaan yang kau rasakan setiap harinya. Aku tak tahu apa yang membuatmu dapat terus bertahan dan terus hidup melalui semua ini.

Read more: http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2012/11/cerpen-horor-vessel.html#ixzz2Cqozjn2J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...